Fullwaving Honda Beat (Part-1)

Part-1: Modifikasi Alternator Fullwave

Modifikasi kelistrikan fullwave pada Honda Beat gampang-gampang susah. Gampang sebenarnya sih, tapi susah jika nggak punya peralatan yang memadai untuk bongkar pasang. Sistem kelistrikan fullwave mengharuskan untuk memisah ground AC dan ground DC, dan mem-floating ground AC. Sementara ground AC sendiri diletakkan di bodi stator. Stator sendiri berada di balik flywheel magnet. Jadi mau nggak mau harus bongkar stator dulu :-D

Alternator Honda Beat terletak di sebelah kanan, di sisi knalpot … tepatnya di balik kipas pendingin mesin.

Setelah membuka cover kipas dan kipasnya, lanjutkan dengan membongkar flywheel magnet. Untuk yang satu ini musti punya alat khusus, yaitu flywheel puller atau dikenal sebagai treker magnet.

Selanjutnya tinggal membongkar stator …

Posisi ground stator di kawat tembaga yang tersolder di tab yang ada kabel hijaunya …

Nah, lepaskan kawat tersebut dari tab ground … bisa pake solder, bisa dipotong :-D Sementara kabel hijau biarin aja … itu adalah jalur ground untuk pulser.

Kemudian tambahkan kabel ektra … usahakan agak panjang (di sini saya pakai kabel warna cokelat), ukuran paling tidak sama dengan kabel spul, dan yang penting tahan panas :-)

Sambungkan ujung kabel ekstra ini dengan ujung kawat yang telah dicabut tadi … Jangan lupa tutup/isolasi sambungan tersebut dengan heat-shrink atau selang bakar agar tidak konslet dengan yang lainnya.

Rapikan kembali supaya nggak tersambar flywheel magnet yang bakal berputar kencang …

Sekarang perhatikan soket kabel yang menuju stator … di situ ada 3 jalur kabel: putih (spul pengisian/charging), kuning (spul lampu), dan biru-kuning (jalur pulser, untuk sinyal timing pengapian). Spul lampu nggak digunakan lagi, jadi lepaskan kabel kuning dari soket kabel tadi, lalu isolasi agar nggak konslet ke mana-mana.

Jika sudah, pasang kembali stator ke tempatnya semula.

Sekarang kita lakukan tes sedikit tuk meyakinkan modifikasi sudah benar atau belum :D
Ambil multimeter (saya pakai yang digital), set ke range “continuity” … multimeter bakal berbunyi beep kalau kedua probe/tester merah & hitam saling disentuhkan. Artinya, ada kontinyuitas (hubungan) antara titik-titik yang di ukur.

Mode "Continuity" pada multimeter

Dari soket stator, pasang masing-masing probe multimeter pada jalur kabel putih dan kabel ekstra. Multimeter HARUS berbunyi. Jika tidak, pertanda ada salah satu jalur yang putus, atau kemungkinan terburuk, kawat spul yang putus!

Lanjut antara kabel putih dan ground … multimeter harus TIDAK berbunyi. Begitu juga antara kabel ekstra dengan ground/rangka. Jika berbunyi, kawat spul masih terhubung dengan ground, berarti modifikasi fullwave belum berhasil.

Nah, setelah lulus uji, stator tersebut siap menjadi stator fullwave — alias, nggak ada sedikit pun kawat kumparan yang terhubung dengan ground/rangka …

Langkah berikutnya adalah instalasi regulator fullwave

About these ads

105 thoughts on “Fullwaving Honda Beat (Part-1)

    • fullwave itu “pola” gelombang AC yg bakal diubah kiprok menjadi DC … karena 1 siklus gelombang AC ada 1 gelombang positif (di atas nol) & 1 gelombang negatif (di bawah nol) … kalo di sistem halfwave, cuma gelombang positif yg “diambil” dan diubah ke DC … tp kalo di sistem fullwave, keduanya “diambil” dan diubah ke DC.

      Output kiprok tetep DC, karena salah satu fungsinya emang mengubah AC ke DC, gak peduli itu halfwave atau fullwave.

      • Bro,
        Maaf nanya, walaupun ada kabel yang nempel ke ground (bukan dibuang di ground) kan hasil setrumnya tetep AC alias fullwave naik-turun; ada gelombang diatas Nol dan dibawah Nol.

        Nah soal halfwave atau fullwave rectifier itu tergantung RECTIFIER-nya (Kiprok)
        Halfwave rectifier – pakai 1 dioda (ada gelombang yang dibuang tidak disearahkan jadi DC)
        Fullwave rectifier – pakai 4 dioda (semua gelombang AC naik turun disearahkan jadi DC)

        Kalau kesimpulan saya melepas ground tidak merubah halfwave menjadi fullwave (karena memang output stator memang selalu fullwave) tapi menaikkan daya keluaran karena lilitan charging dan lighting coil digabung, kemudian pakai rectifier Tiger yang mampu mengelola daya yang naik ini (saya nggak tahu rectifier Tiger sudah Fullwave rectifier atau masih Halfwave rectifier).

        Terimakasih, info yang menarik dan membuat saya kembali membuka buku teori dasar kelistrikan.

        Salam,
        bengkelsepedamotor

      • Maaf, yg ini keliwatan :D

        @ om BengkelSepedaMotor
        Betul sekali om … cuma ngelepas kawat spul yg nyantol ke ground tidak serta merta berubah jd fullwave … harus dibarengi dgn mengganti regulator/kiproknya yg punya tugas me-rectify arus AC ke DC …

        yg ane maksud “cabut” di sini bukan sekedar dicabut … tp kawat yg dicabut td dijadikan input ke regulator/kiprok fullwave …. kalo ini gak dilakukan, meski pake regulator/kiprok fullwave, tetep cuma 1/2 pulse aja yg ter-rectify ke DC … alias tetep halfwave …

        dan gak bisa cuma sekedar ganti regulator fullwave tok, sementara spul dlm kondisi grounding :) paling gak musti dipisah ground AC & ground DC …

      • Misi gan, boleh mnta pin bb ya atau no tlfn ya???, motor beat syaada mslh dgn listrik ya, kalau belok ke kanan lampu utama mati.
        Tolong gan,,,ini pin sya 761C75F3.

  1. Pingback: Fullwaving Honda Vario « KoTsK
  2. Salam kenal Om sebelum sy trm kasih atas ilmunya, dan saya juga udah berhasil menerapkan fullwave di supra x 125 saya, Cuma ada 1 lagi knp indicator lampu jauh speedometer tdk nyala?pdhal lampu utamanya berfungsi hi/low ktka memainkan switcnya?

  3. misi mas bro…
    tanya lagi donk….

    bisa gak kabel tambahannya gak di pake, tp di ganti pke kabel/jalur spul lampu (kabel warna kuning pada stator) , jadi supaya gak ada kabel yg gak ke pake gtu dan supaya gak banyak kabel….????????????

    • bisa … tp kabel ini bercabang ke arah saklar lampu … jd harus dipisah — alias ente harus rela potong di cabangannya :D

      kalo ente lupa pisah, arus AC dari spul ketemu arus DC dari lampu, bakal terbakar spul ente :)

  4. om novaera, itu “Sambungkan ujung kabel ekstra ini dengan ujung kawat yang telah dicabut tadi (kawat ground spul)”, nah, ane masih binggung, trus ujung kabel ekstra satu lagi di sambung kemana?

    • sekalian nanya lg deh om, kabel ekstra sama ujung kawat spulnya disambung gmna? dililit aja atau pake solder? itu kabel ekstra pake kabel awg18 bisa kan?
      jd yg barang2 yg dibutuhin buat fullwave, kiprok dc, heat-shrink, sama kabel tambahan yah?

      aduh maap ya borongan nih :D

      • kawat kumparan yg udah dilepas dari massa disambung langsung ke input kiprok fullwave … kan gak nyampe, makanya nambah kabel ekstra :)

        skema dasar fullwave Beat, input ke kiprok msuti langsung dari kedua ujung kumparan spul (ujung yg satu yg nyambung ama kabel putih spul, ujung yg satu lg disambung pake kabel ekstra biar nyampe kiprok) … dan semua jalur yg terhubung ama kumparan tsb gak boleh nyambung ke lain2 kecuali ke input kiprok fullwave.

      • iya om, ane ud baca part2 nya. kabel ekstranya disambung ke kiprok. lg ngumpulin informasi + bahan2nya nih buat fullwave kawasaki blitz r ane. sekalian nunggu liburan kuliah biar fokus. jd ga sabar nih. hehe

      • iya om, uda lengkap sih informasinya. tinggal beli kiprok, heat shrink, kabel tambahan, sama soket kaki6-baring. terus praktek deh, hehe. abis selesai ujian tgl 21, mw lgsung di praktekin. makasih banyak ya om

      • om nova, itu yg namanya alat “treker magnet” beli dmna ya?
        apa tiap motor beda2 treker magnetnya?
        bs ga pake alat lain yg beda tp bs berfungsi sama? hehe

      • beli di toko2 mekanikal/perkakas … kisaran 120~150rb kalo gak salah inget :D
        gak semua motor pake treker sama …
        kalo punya beat, bisa dipake di berbagai macam honda & suzuki shogun/satria … trekernya model drat luar.

      • om, kabel tambahin ini kl pk kabel awg ukuran brp? 18 cocok gak?
        btw, ane kok cari kabel awg di toko listrik, malah ditnya “kabel apa tu awg?” jd bInggung deh

      • om, cara lepas kabel dari soketnya gmana? keras bener
        mau cabut kabel kuning yg lampu itu lho.
        sama mw cabut kabel2 dari soket kiprok yg lama.
        thanks

  5. Pak, saya tertarik pengaplikasian regulator fullwave pada motor saya.
    Apa kelebihan sistem tsb dr pada umumnya?
    Saya menggunakan motor CB dengan magnet dan spul Jupiter MX, kira2 langkah khusus apa yg harus diperhatikan?
    Terima kasih banyak sebelumnya.

  6. mas bisakah full wave diaplikasikan ke supra x 125 pgm-fi.
    bisa gak tolong bantu tunjukin cara merubah spullnya menjadi full wave?

    dan juga nanti berpengaruh gak pada ECM nya.

    terimakasih banyak atas bantuannya.

    • kalo “cara dasarnya” sama aja bro :)
      ente tinggal cari mana kawat spul yg terhubung ke bodi spul … itu yg ente disconnect … trus kawat yg dicopot td dijadikan input ke regulator/kiprok … persis kayak langkah2 di atas :)

  7. share lagi mas, maaf saya masih pemula..

    itu untuk output spull ada 4 warna hijau, putih, biru-kuning, dan putih-kuning.
    itu tidak ada warna kuning yang langsung ke lampu, saya masih bingung?

    tolong tunjukin caranya ya?? ( maklum masih belajar )

    yang saya liat kabel warna biru-kuning dan putih-kuning itu mengarah ke ECM.

    mohon bantuannya gimana langkah2 merubahnya!!!

    terima kasih atas jawabannya.

    • Supra X125 sama kayak karisma … gak punya spul lampu … jadi ente gak bakal nemu kabel kuning di sono :)

      so, caranya mirip fullwaving Karisma …
      ane gak apal yg mana2 … musti bongkar & cek langsung mana ujung kawat spul yg ke ground, mana ujung kawat spul yg ke kabel putih … yg jelas kedua ujung kawat spul tsb musti jd input ke regulator/kiprok fullwave, tanpa nyentuh ground sama sekali.

  8. om klo groundxa tidak disambung ke kiprok ad pengaruh ke CDI g yach coz kmren sy masang dibengkel ground dicopot doank n skrg mtr sy klo distater kdang mw idup kdang g, klo diselah sech normal.

  9. gan.. motor ane vario, tutor FW beat diatas 11-12 ga ama vario?
    klo ada beda, dimananya? yg jelas sih, sbelah kanan vario kan ada radiator.. jd ane kudu bongkar radiator ya? :(
    mohon petunjuknya juragan.. thx in advance.

  10. bro tanya tu soal SPX 125 Fi, denger2 dari berita di internet klo spul karisma itu beda kaya karisma
    karisma itu punya 2 ground yang menempel.

    nahhh..
    gimana rangkaiannya itu, apakah main gabung gtu aj??

    tolong ya bos..)

  11. ok bro..

    nah untuk rangkai kiproknya gmana?
    soalnya rangkaian asli kiproknya tu ada enam sokket, warna merah, hijau, putih, merah-kuning itu 2, dan kuning
    yang mana aja harus di jumper dan disambungin ke kiprok FW

    mohon bantuannya bro…

    • merah-kuning gak dipake …
      merah ==> aki+ aki- & gnd <=== reg. tiger #3
      putih <== spul & 1 kabel baru dari spul yg nyambung ke ujung kawat yg dicopot td … reg. tiger #2, plus ente tarik kabel baru jg dari jalur kontak (cari aja kabel warna hitam) …

      *posisi kaki2 tiger, 3 di atas, 2 di bawah …

  12. menarik sekali nih gan,,
    tapi saya masih blm jelas..
    mohon di urutin kabel dari spul+kabel ekstra untuk nyambung ke kiprok tiger nya..
    itu kan banyak kabel..
    nah kemana aja kabelnya..
    mohon di jelasin satu persatu..
    kalo perlu bikinin diagram..
    ntar ane kasih cendol deh.. :D
    thanks gan..

  13. kok aku buka beat tmn gua isinya gak ada kabel hijau bro.. jadi cuman 2 kabel aja gitu..

    itu gimana yah? please minta no hpnya donk

    aku ninggalin no hp gua jg.. 08194230973

  14. Pingback: Membuat Kelistrikan Vario dari AC ke Fuel DC » Hadiid Fahimullah
  15. Pingback: Fullwaving Honda Beat – Yudha VCS
  16. permisi om, saya mau tanya nech. Vario ane dah di rubah menjadi FW sesuai dngan panduan di atas, skrg telah dipasanag lampu HID 2 buah dan aki telah diganti menjadi 7A. yg ingin saya tanyakan:

    1. Setelah dipakai jalan selama 2 jam full knp aki menjadi drop ( tekor, dipakai buat stater gak kuat) dan fuse yang 10A selalu meleleh???

    mohon pencerahan nya ya om.

  17. om, kalo fw in beat, akinya tetep standart atao musti ganti (jenis kering juga) kan pengisian reg. tiger lebih besar, aki beat cuma 3.5 a. mohon infonya dong….

  18. Agan2 sekalian, bisa ada yang jelasin cara fullwaving Beat injeksi gak? Kiproknya ada 5 pin, trus warna kabelnya beda dengan beat karbu. Trus cara menggantikan kiprok tiger gimana?

  19. om nova,,klo bwt beat injeksi gmn caranya..??
    skalian om,,klo psang hid input tgngan ballast lgs dr aki.?truz jlur sklar lmpu bwaan prlu drbah g.?gmbarin donk skemanya yg k sklar..tlg om ane gi bngung

  20. Gan saya mao tanya.
    Kenapa saat saya melakukan rombakan tersebut terjadi konseting terus.
    Pd hal saya ud ikuti skema nya dgn seksama.
    Oh iya gan tlng jawab y gan.
    Apakah beda spul beat dgn scoopy gan. Dan satu G gan tlng kasih skma buat scoopy y gan.
    Makasih.

    • berarti emang ada yg short/konslet …
      cek pake multimeter jalur2 mana yg short dgn ground/rangka/massa …

      spul beat dan skupi identik … gak da bedanya …. bahkan dgn spul beat FI pun gak beda :)

  21. Sory gan…. Mau tanya kalo mau buka spul absolute revo caranya gimana ya…. Trus… Olinya harus dikosongin dulu nggak…. Thanx sebelumnya…. :-)

    • tinggal buka bak mesin sisi pedal persneling …
      basah atau gak bisa intip dari lubang TMA om … biasanya di bagian atas bak mesin ada tutup bundar, buka aja … kalo magnetnya keliatan basah, berarti spulnya basah / terendam oli … musti kuras … kalo kering, ya nguras :)

  22. gan ane minta pencerahan nih. setelah sekitar 8 bulan mengadopsi sistem fullwave yg agan posting ini, baru kemaren tiba2 lampu HID ane mati dan diikiuti lampu di dasboard mati trus mesin mati.
    motor ane abs revo, trus ane cek pengisian di rpm idle hasilnya 12,4v dan digas sedikit naik jadi 12,7v trus ane tambahin gas lagi voltase malah turun jadi 12,4 lagi alias nggak ngisi alhasil aki ane tekor :(.
    ane cek kondisi kabel oke semua. yg belom ane cek kiprok tigernya.
    saat mesin idle ane ukur tegangan kabel merah yg di kiprok sm grond cm ngebaca 3v.

    mohon pencerahannya suhu,,,,
    thanks

  23. om, kalo gulungan spul nge-ground itu harus gulung ulang spul nggak?
    indikatornya harus gulung ulang spul selain hambatannya besar apa lagi om?
    kayaknya motor ane udah ketauan kalo spulnya ngeground.. hehehe

    • kalo spul grounding secara kabel, misal kabel antara spul ke kiprok yg bikin grounding, ya tinggal benahin kabelnya aja lagi …
      tp kalo grounding di kawat/kumparan spul, apalagi di tengah2 gulungan, mau gak mau musti gulung ulang :)

  24. permisi om, saya mau tanya nech. Vario ane dah di rubah menjadi FW sesuai dngan panduan di atas, skrg telah dipasanag lampu HID 2 buah! tapi kenapa kuq kalo mesin di hidupin kiproknya panas banget!? tolong pencerahanya!?

  25. malam mas novaera, lokasi dimana nih? kalau dekat2 ane mau langsung otw aja ke lokasi, ana punya beat aki tekor dan mau jadiin beat ane jd fullwave. terimakasih

  26. Ass,..
    om mw nanya nih honda beat ane sdh ane fullwave, smua sdh ane praktekin persis sperti yg om ajarkan. dan yg mw ane tanyakan suplay yg msuk ke accu max brapa om? cz di honda beat ane suplay mpe 50V. bhkan smkin membsar stiap gas ane poresss.. accu panaz abiz ommmm tolongggg

    • saya gak ngajarin voltase 50V tuk charging aki 12V :D
      yakin udah bener prakteknya? soalnya kalo bener, hasilnya pasti seperti yg diharapkan :)
      cek kabel yg di kaki tengah kiprok (kalo pake kiprok tiger), yakin ke jalur kontak?

  27. gan mau tanya nie… spul honda beat lama sama yang baru beda yah? nanya di ahass mau beli spul baru buat praktek ini nah ditawarin yang kode’a 31120-KVY-962 (DS) nah ane liat di katalog 31120-KVY-961, tp ane liat beat ane di pulser’a cuma 1 kabel, tp liat di postingan ente spul beat’a kok ada 2 yah kabel di pulser’a? apakah ada permasalahan klo ane pasang spul tersebut?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s