Fullwaving Yamaha F1Z-R

Modifikasi sistem kelistrikan fullwave di motor Yamaha F1Z-R juga nggak beda dengan motor-motor lainnya. Berikut adalah foto stator Yamaha F1Z-R:

Gb1. Stator Yamaha F1Z-R

Kawat spul yang tersolder di tab ground (A) harus dilepas dari solderan dan kemudian disambungkan dengan kabel tambahan / kabel baru sebagai jalur output AC untuk pengisian, layaknya jalur kabel putih yang ada. Jadi, nantinya ada dua output pengisian yang langsung menuju regulator fullwave, yaitu jalur kabel putih & jalur kabel tambahan dari arah stator.
Jangan lupa, sambungan tersebut harus terisolasi supaya nggak konslet ke mana-mana. Gunakan selang bakar (heat-shrink tube) sebagai isolator.

Karena cara modifikasi ini bakal memanfaatkan seluruh (6) kern stator, maka tab spul lampu (D) nggak boleh lagi terhubung ke jalur manapun. Jadi, kabel kuning/merah juga harus dicabut … boleh dari solderan tab spul lampu (D) atau dari soket stator (H). Jangan lupa isolasi putusan kabelnya supaya nggak konslet ke mana-mana.

Setelah modifikasi di bagian stator, selanjutnya tinggal instalasi regulator (kiprok) fullwave dan pengkabelan. Detailnya bisa dibaca di artikel ini 🙂

Advertisements

Modifikasi: Bohlam H4 bersoket H6

Ini tutorial modifikasi bohlam H4 yang menggunakan soket H6 dari suhu seppun@kaskus.us.
Jadi, buat motor bebek/matic yang headlamp-nya masih bersoket H6 tapi pengen aplikasi halogen H4 di motornya, bisa coba cara ini.

————

Pertama, tentu siapin bohlam H4 yang mau digunakan …

gb1. Bohlam H6 (kiri) & bohlam H4 (kanan)

Cabut bohlam H4 dari rumahannya … caranya? Hancurin rumahannya. Tp inget, jangan sampai bohlamnya ikutan hancur 😀

gb2. Bongkar bohlam H4 dari rumahannya

gb3. Bohlam H4 sudah terlepas dari rumahannya

Kalo sudah, sekarang giliran bohlam H6 yang dihancurin. Tapi kali ini hancurin bohlamnya, karena yang mau kita pakai adalah rumahannya …
Inget, bohlam ini bisa mengandung tekanan gas. Memecahkan bohlam secara terbuka bisa saja bikin serpihan kaca muncrat ke mana-mana. Cara yang lebih aman, bungkus bohlam dengan kain, dan pecahkan di dalam kain.

gb4. Bohlam H6 diambil rumahannya doang

Selanjutnya, pasang bohlam H4 ke dalam rumahan H6 …

gb5. Bohlam H4 dipaksa masuk ke rumahan H6

Rapikan ujung-ujung rumahan H6 hingga bohlam terjepit sempurna … biar nggak copot kalo melibas jalan bergelombang & lubang jalan 😀

gb6. Hasil akhirnya seperti ini

Selesai … seka bohlam tersebut dengan tisu + alkohol. Ini untuk menghilangkan bekas sidik jari dan lapisan lemak/minyak di kaca bohlam. Kalo enggak, bohlam akan mudah putus 😀

Selanjutkan tinggal dipasang lagi ke headlamp … tapi inget, kaca bohlam jangan tersentuh tangan/jari 😀

Hasilnya, hi-beam tetep sama seperti standar H6. Cuma lo-beam rada maju ke depan. Dan tentu aja terang. Yup, karena bohlam H4 punya spek 50~60W, jauh lebih tinggi dibanding H6 yang punya spek 35W.

Fullwaving Kawasaki ZX130

Trik modip fullwave sama kayak lainnya (baca artikel-artikel sebelumnya tentang modifikasi fullwave di beberapa tipe motor) … foto berikut cuma nunjukin posisi ground spul …

Spul Kawasaki ZX130 © gajah_gendut

Posisi alternator (spul + magnet) ada di balik bak mesin sebelah kiri.

Lebih detail tentang instalasi regulator fullwave, bisa baca di sini 🙂

Aplikasi Ground Strap pada Koil Pengapian

Pada kebanyakan koil pengapian motor racing dilengkapi dengan “ground strap“, yaitu serat logam yang membungkus kabel. Tujuannya, meredam distorsi atau frekuensi-frekuensi liar listrik sepanjang kabel busi, sehingga api busi lebih terfokus. Sama halnya pada kabel data seperti kabel USB, kabel sinyal monitor, juga kabel sinyal TV, dsb, selalu dilengkapi ground strap.

Saya sendiri nggak sebegitu yakin, mengingat listrik yang dikeluarkan oleh koil pengapian merupakan listrik bertegangan sangat tinggi, hingga puluhan ribu volt! Apakah cukup pengaruh keberadaan ground strap? Beda dengan sinyal data USB atau TV yang bertegangan rendah yang masih mungkin mengalir melenceng ke sana kemari 😀
Tapi nggak ada ruginya tuk dicoba … toh nggak ada efek samping yang cukup merugikan 😀

Lantas, apakah koil standar bawaan motor atau koil-koil murah bisa dipasangi ground strap? Bisa!
Materialnya cukup mudah didapat. Ground strap bisa dibeli di toko-toko listrik/teknik. Mahal? Iya 😀 Mau lebih murah, cari kabel sinyal TV bekas … 20cm udah cukup. Kupas kulit kabel dan ambil ground strap-nya.

Sementara Anda mencari kabel bekas yang mengandung ground strap, saya cukup pakai ini aja:

gb1. Kabel ground strap buatan 3M Scotch

Ground strap ini berbahan tembaga berlapis timah yang umum digunakan oleh instansi kelistrikan di perusahaan 🙂

Oke, setelah Anda mendapatkan ground strap secukupnya, bungkus sepanjangan kabel busi dengan ground strap tersebut … serapat & serapi mungkin.

gb2. Membungkus kabel busi dengan ground strap

Lebihkan ground strap di dekat koil untuk dipasangi skun kabel. Saya saranin skun kabel model O-Ring agar mudah dibaut/disekrup.
Setelah terbungkus ground strap,  tutup/lapisi lagi dengan pembungkus kabel. Saya sendiri menggunakan heat shrink tube atau selang bakar ukuran 7mm karena lebih mudah digunakan dan lebih rapi 🙂

gb3. Lapisi ground strap dengan selang bakar

Jika Anda ikut menggunakan selang bakar, selanjutnya Anda cukup memanasi selang tersebut dengan korek api atau hot air gun. Ingat, dipanasi, bukan dibakar! Cukup sampai selang mengkerut rapat ke kabel busi.

gb4. Ground strap terbungkus & diberi skun kabel

Sementara sisa ujung ground strap tadi diberi skun kabel model O-ring (lihat gambar 4 di atas). Jangan lupa lapisi pula dengan pembungkus kabel atau selang bakar agar lebih rapi.

Setelah selesai, install kembali koil ke motor. Skun kabel ground strap dihubungkan ke rangka/ground.

gb5. Ground strap dihubungkan ke ground/rangka

Selesai!
Kini Anda tinggal mencoba menjalankan motor dan rasakan bedanya …. terasa kah? 😀

Fullwaving Honda CS1

Lagi, koleksi modifikasi fullwave … Honda CS1 🙂
Desain stator Honda CS1 pun mirip punya Beat dan Blade. Nyari tab ground juga nggak susah-susah musti bolak-balik stator dan ukur sana-sini pake multimeter 😀 Asal tampak di tab mana ada kabel hijau tersolder, di situlah kawat spul yang nyambung ke ground. Karena kabel hijau di Honda adalah standar warna untuk GROUND.

Oia, sebelumnya jangan lupa cabut kabel di terminal aki untuk menghindari resiko konslet.
Dan jangan lupa juga kuras oli mesin sebelum membuka bak mesin di mana stator terpasang. Karena motor ini tipe magnet basah, alias terendam oli mesin 😀

Stator Honda CS1 (tab ground ditandai lingkaran merah)

Selanjutnya tinggal cabut kawat spul yang tersolder di tab tersebut, sambung ujung kawat tadi dengan kabel baru menjadi input LANGSUNG ke regulator fullwave seperti kabel putih pada stator. Kalo bisa kedua output stator LANGSUNG ke regulator pake kabel baru.

Sementara kabel hijau yang satu tab dengan kawat ground spul biarkan aja. Ini ground punya pulser.

Selanjutnya tuk instalasi regulator Honda Tiger bisa baca di artikel ini.

Selamat berjuang 😉